Kategori
Fiqih Ibadah Zakat

Cara Menghitung Zakat Emas Perhiasan

Sebarkan Kebaikan!

Konsultasifiqih – Cara Menghitung Zakat Emas Perhiasan.

Allah Ta’ala, telah menetapkan zakat atas emas , dan para ulama berkata:

Hal yang sama berlaku untuk emas murni atau campuran,

Dan di masa lalu manusia menggunakan emas sebagai dinar, dan perak sebagai dirham, dan emas membutuhkan sesuatu dari logam tembaga atau besi untuk campuran agar kuat dengannya.

Oleh karena itu, dinar tidak di murnikan menjadi emas murni.

Karena emas itu lemah, maka jika dinar tercampur, maka para ulama berbeda pendapat tentang masalah ini, sebagian ulama mengatakan: 

Dinar harus berdasarkan popularitas nya, misal 24 karat maka zakat nya menggunakan 24 karat,

Atau yang populer 22 karat maka zakat nya adalah 22 karat standar nya.

Cara Menghitung Zakat Emas Perhiasan

Zakat perhiasan adalah zakat yang berhubungan dengan perhiasan,

Perhiasan bagi seorang wanita, zakat nya adalah wajib bisa itu perhiasannya terbuat dari emas dan perak,

Dan termasuk perhiasan juga barang berharga lainnya seperti mutiara, karang, batu mulia: Berlian, Zamrud, Intan dll.

Allah Ta’ala berfirman:

وتستخرجون منه حلية تلبسونها

“Dan dari padanya kamu mengambil perhiasan yang kamu pakai.”(An-Nahl: 14)

Untuk Perhiasan, ada beberapa rincian yang berkaitan dengan macam-macam perhiasan yang wajib zakat, penggunaannya haram atau mubah, dan ukurannya.

Perhiasan terbuat dari emas dan perak, seperti kalung, gelang, selendang dan lainnya, yang memang untuk perhiasan,

Apabila hamba sahaya memiliki perhiasan dengan penggunaan yang mubah, seperti pada umum nya wanita menggunakan perhiasan, jika perhiasan mencapai nisab;

BACA JUGA:  Zakat Fitrah Dikeluarkan Oleh Setiap Jiwa Sebesar?

Menurut imam Malik, Syafi’i dan Ahmad tidak wajib zakat, kecuali sampai batas boros, dan Abu Hanifah mengatakan bahwa ada zakat nya.

Baca juga: Ukuran Harta Yang Wajib Dizakati Disebut

Apa itu perhiasan yang ada zakat nya?

Maksud perhiasan di sini adalah apa yang berhias dengannya wanita dari emas atau perak,

Adapun karang, mutiara, dan  batu mulia: Berlian, Zamrud, Intan dll; maka ada perselisihan di kalangan para ulama.

Perhiasan itu baik jenisnya sama dengan emas (emas dan perak), atau yang lainnya,

Seperti mutiara, koral, safir, dan lain-lain; Tidak ada zakat atasnya, kecuali untuk perdagangan,

Maka muzakki mengeluarkan zakatnya jika perhiasan untuk perdagangan,

Dan jika perhiasannya terbuat dari emas dan perak. Di dalamnya ada detail,

  • Apakah perhiasan itu menjadi harta perdagangan?
  • Atau tidak untuk perdagangan?

Jika perhiasan emas dan perak menjadi harta perdagangan, maka zakat nya adalah zakat perdagangan.

Apabila tidak untuk perdagangan maka perlu melihat :

Apakah harta perhiasan itu mubah atau haram,

  1. Jika haram atau terlarang, seperti perhiasan untuk laki-laki, misalnya; maka zakatnya wajib,
  2. Adapun jika mubah, seperti perhiasan yang wanita gunakan., maka di dalam nya dalamnya ada perincian,
  1. Jika nisab tercapai; maka zakat nya wajib, menurut Imam Abu Hanifah, dan Malik, Al-Syafi’i
  2. Dan imam Ahmad mengatakan: Tidak ada zakat atasnya kecuali sampai pada titik pemborosan.

Baca juga: Zakat Mal Berapa Persen?

 Pendapat dan pandangan ulama tentang zakat perhiasan

Ada beberapa pendapat tentang masalah zakat perhiasan,

Beberapa ulama menggugurkan hukum zakat dari zakat perhiasan,

Berdasarkan riwayat Hisyam bin Ammar, dari Suwaid bin Ubaid Allah, atas dari Nafi’ , dari Ibnu Umar rodhiyallohu ánhu, bahwa Nabi Shallallohu álaihi wasallam bersabda:

BACA JUGA:  Cara Menghitung Zakat Barang Temuan

“Tidak ada zakat pada perhiasan” [1]

Dan ada ulama yang mewajibkan zakat perhiasan (emas dan perak) dan ini adalah pendapat yang lebih kuat.

Berdasarkan hadits ummu salamah :

وعن أم سلمة قالت : كنت ألبس أوضاحا من ذهب ، فقلت : يا رسول الله أكنز هو ؟ فقال : ” ما بلغ أن تؤدى زكاته فزكي فليس بكنز ” . رواه مالك وأبو داود

Dari ummu salamah Ia berkata:

” Saya pernah mengenakan perhiasan yang terbuat dari emas, lalu saya bertanya kepada Rosululloh –shallallahu álaihi wasallam– : “Ya Rosululloh, apakah ini adalah kanz (menimbun karta yang dapat adzab dari Alloh)?

Rosululloh menjawab: Apa yang sudah mencapai nisab dari perhiasan dan kamu keluarkan zakat nya, maka bukan termasuk kanz ” (HR. Malik & Abu Daud)

Baca juga: Berapa Persen Sedekah dan Zakat Dari Gaji Bulanan?

Cara menghitung dan mengeluarkan zakat perhiasan

Dari hadits ummu salamah di atas, ada dua faidah yang bisa kita ambil tentang masalah zakat perhiasan :

Pertama: Pensyaratan nisab, maka jika tidak mencapai nisab, tidak ada zakat atasnya, dan tidak masuk ke dalam harta yang diancam dengan hukuman.

Kedua: Setiap harta yang wajib pada nya zakat dan tidak zakat, maka harta nya termasuk kanz yang mendapatkan ancaman dari Alloh taála.

Lalu berapa nisab zakat perhiasan?

Zakat perhiasan nisab nya sama dengan zakat emas dan perak.

  1. Emas = 85 gram
  2. Perak = 595 gram

Berapa zakat nya?

Zakat perhiasan wajib mengeluarkan 2.5% dari total harta yang telah mencapai nisab

Baca artikel lengkap tentang zakat mal di :

  1. الاستذكار الجامع لمذاهب فقهاء الأمصار
    ابن عبد البر – أبو عمر يوسف بن عبد الله بن محمد بن عبد البر
BACA JUGA:  Nisab Zakat Perak Adalah