Kategori
Fiqih Ibadah Zakat

Nisab Zakat Perak Adalah

Sebarkan Kebaikan!

Konsultasifiqih – Nisab Zakat Perak Adalah sebagai berikut:

Ada dua cara untuk menghitung nisab emas dan perak: yang pertama adalah metode orang dulu, yaitu dengan menaksir butir gandum, dan yang kedua adalah metode modern dalam gram.

Nisab Zakat Perak Modern Adalah Sebagai Berikut:

Perak wajib mengeluarkan zakat nya jika telah melewati nisab nya, dan nisab nya adalah 200 dirham.

Dalil tentang nisab zakat perak

Pertama:

عن أنسِ بنِ مالكٍ رَضِيَ اللهُ عنه: ((أنَّ أبا بكرٍ رَضِيَ اللهُ عنه كتب لهم: إنَّ هذه فرائِضُ الصَّدَقةِ التي فرَض رسولُ الله صلَّى الله عليه وسلَّم))، وفيه: ((وفي الرِّقَةِ رُبُعُ العُشرِ، فإذا لم يكُنِ المالُ إلَّا تِسعينَ ومئةَ درهمٍ؛ فليس فيها شيءٌ إلَّا أن يشاءَ ربُّها 

Dari sahabat Anas bin malik Rodhiyallohu ánhu, Bahwa Abu bakar Rodhiyallohu ánhu menulis surat kepada penduduk bahrain :

“(( Sesungguh nya ini adalah faridhoh kewajiban zakat yang Rosululloh –shallallohu álaihi wasallam– fardhukan )) Dan dalam surat tersebut juga terdapat :

(( Dan pada zakat dirham, mengeluarkan zakat nya 2,5%, maka apabila harta mencapai 190 dirham, tidak ada kewajiban zakat nya kecuali sekehendak muzakki))”[1]

Kedua :

عن أبي بكرِ بنِ محمَّدِ بنِ عمرِو بنِ حزمٍ، عن أبيه، عن جدِّه: ((أنَّ رسولَ الله صلَّى الله عليه وسلَّم كتَبَ إلى أهلِ اليَمَنِ بكتابٍ فيه الفرائِضُ والسُّنَنُ والدِّيَاتُ، وبعث به مع عمرِو بنِ حزْمٍ، فقُرِئَتْ على أهلِ اليَمَنِ))، وفي هذا الكتاب: ((وفي كلِّ خمسِ أواقٍ من الوَرِقِ- الفضَّة- خمسةُ دارهم، وما زاد ففي كل أربعينَ درهمًا درهَمٌ، وليس فيما دون خمسِ أواقٍ شيءٌ

Dari Abu bakar bin muhammad bin ámr bin hazim, dari Ayah nya, lalu dari kakek nya :

“Bahwa Rosululloh shallallohu álaihi wasallam menulis surat untuk penduduk yaman, dan di dalam nya terdapat hukum-hukum wajib, sunnah, dan diyat,

Dan Abu bakar mengirim surat nya bersama dengan ámr bin hazm, dan di bacakan kepada penduduk ahli yaman,

Di antara isi surat nya :

Dan setiap 5 awaq (ukuran untuk perak) dari perak dirham maka zakat nya 5 dirham, dan setiap pertambahannya maka setiap 40 dirham zakat nya 1 dirham,

Apabila perak dirham belum mencapai 5 awaq maka tidak ada zakat nya” [2]

Baca juga: Zakat Hasil Pertanian dan Perkebunan

Dalil dari ijma’

Telah di nuqilkan ijma’ kesepekatan ahli fiqih dari: Ibn Rusyd (bidayatul mujtahid : 1/255), Ibn Qudamah (Almughni : 3/38), dan al-Shawkani(Assailul jarror ala hadaiqil azhar : 232).

Dalil dari atsar sahabat

1- Dari Ali Rodhiyallohu ánhu berkata: “Tidak ada zakat nya untuk harta yang kurang dari dua puluh dinar,

Dan setiap 20 dinar maka zakat nya setengah dinar, dan dalam empat puluh dinar maka zakat nya satu dinar.”

2- Dari Ibrahim an-Nakha’i berkata: “Istri Abdullah bin Masoud memiliki kerah di mana ada dua puluh Mithqal,

dan dia memerintahkannya untuk mengambil lima dirham darinya untuk zakat.

Dan sisi pendalilannya adalah :

Bahwa perkataan sahabat adalah hujjah dan dalil selama bukan dalam perkara qiyas untuk mengidentifikasi sebuah hukum.

Baca juga: Harta Rikaz Adalah: Pengertian, Nisab, Zakat, Dan Bagaimana Cara Menghitung nya?

Takaran nisab zakat perak

Satu dirham sama dengan 7/10 mitsqal sama dengan 2,975 gram. 200 dirham (nisab perak) x 2,975 gram sama dengan 595 gram.

Barang siapa memiliki perak murni seberat 595 gram, maka wajib zakatnya.

Inilah yang di putuskan oleh Ibn Utsaimin (Majmu’ fatawa : 18/138) dan Al-Qaradawi (Fiqih zakat : 1/260), dan ini termasuk di antara rekomendasi seminar tentang masalah Zakat kontemporer (halaman 535).

Takaran uqiyyah perak

Satu uqiyyah sama dengan 40 dirham, maka zakat perak dalam takaran uqiyyah harus setara dengan 5 uqiyyah

Takaran perak denga nisbah emas

1 dirham setara dengan 7/10 dinar, maka zakat perak dalam harus lah mencapai 200 dirham.

Berapa karat perak yang wajib zakat?

Karat yang wajib pada nya zakat perak adalah 99,9 karat

Baca juga:


  1. رواه البخاري (1454).
  2. روى جزء منه: النسائي (8/57)، والدارمي (2/253)، ورواه ابن حبان (14/501)

Oleh Abdurrohman Ahmad Mubarok, S.H.

7 Tahun bergelut dalam bidang fiqih semakin menyadari nikmat nya belajar fiqih, dari mengambil faidah hukum dari dalil hingga bagaimana sikap kita ketika ada dalil yang zahir nya bertolak belakang sampai yang rancu.

Semua itu tidak lain untuk mencari mana yang lebih dekat kepada kebenaran tanpa menyalahkan pendapat orang lain yang memiliki pendapat berbeda dengan dalil yang berbeda

2 tanggapan untuk “Nisab Zakat Perak Adalah”