Kategori
Fiqih Ibadah Zakat

Zakat Mal Berapa Persen?

Sebarkan Kebaikan!

Zakat Mal Berapa Persen?

Kita sudah tahu bahwa zakat  itu adalah kewajiban yang harus umat Islam penuhi.

Karena itu, jika Anda memenuhi persyaratan tetapi tidak memenuhinya, Anda akan berdosa.

Mari segera menunaikan kewajiban ini untuk mendapatkan kebaikan dan berkah dari harta kita.

Zakat Mal Berapa Persen?

Bagaimana cara menghitung waktu zakat yang benar?

Ada berbagai jenis zakat, masing-masing dengan peraturan yang berbeda.

Namun dalam konteks Indonesia, istilah zakat mal identik dengan zakat untuk tabungan, uang, perdagangan, atau kekayaan berupa emas dan perak.

Baca juga: Ukuran Harta Yang Wajib Dizakati Disebut

Berapa Yang Harus Muzakki Keluarkan?

Sekedar penjelasan, misal Anda memiliki uang tunai atau emas senilai Rp80 juta.

Anda juga memiliki modal kerja Rp 20 juta. Total aset serupa berarti nilai Rp 100 juta.

Artinya harta tersebut telah mencapai Nishab.

Dalam hal Zakat mal, perdagangan, ternak, emas, perak, surat berharga dan tabungan zakat nya adalah setahun sekali.

Berbeda dengan zakat pertanian yang zakat nya setiap kali panen dan mencapai nishab, yaitu sekitar 653 kilogram (kg) beras.

Untuk waktu zakat, 2,5 persen zakat akan muzakki keluarkan ketika nilai kumulatif kekayaan wajib (emas, tabungan, surat berharga) mencapai 85 gram emas atau setara.

Baca juga : Apakah yang dimaksud zakat mal?

Bagaimana Anda menghitung zakat mal dengan tepat?

Baik perdagangan, sapi, emas, perak, sekuritas dan tabungan, itu ada zakat nya setiap tahun.

Berbeda dengan zakat pertanian, setiap kali mengeluarkan zakat, adalah ketika panen telah mencapai sekitar 653 km dari beras maka sudah mencapai nisab.

BACA JUGA:  Halangan Yang Membolehkan Kita Tidak Melaksanakan Salat Jumat

Untuk waktu zakat, selain zakat pertanian, maka harta yang telah mencapai nisab harus sudah lewat satu tahun.

Jika di pertengahan tahun, harta berkurang dari jumlah wajib nisab atau ada kebutuhan yang mendadak yang dapat mengurangi nisab meskipun harta sudah mencapai nisab,

Maka tidak ada zakat pada tahun itu.

Namun, apabila di akhir tahun harta total kumulatif mencapai nisab lagi maka tetap wajib membayarkan zakat pada tahun itu dan harta nya terkena kewajiban zakat.

Adapun jumlah yang muzakki keluarkan adalah 2,5 persen zakat ketika nilai kumulatif kekayaan (emas, tabungan, surat berharga) mencapai 85 gram emas atau setara.

Baca juga:

Oleh Abdurrohman Ahmad Mubarok, S.H.

7 Tahun bergelut dalam bidang fiqih semakin menyadari nikmat nya belajar fiqih, dari mengambil faidah hukum dari dalil hingga bagaimana sikap kita ketika ada dalil yang zahir nya bertolak belakang sampai yang rancu.

Semua itu tidak lain untuk mencari mana yang lebih dekat kepada kebenaran tanpa menyalahkan pendapat orang lain yang memiliki pendapat berbeda dengan dalil yang berbeda